Peran Teknologi Pendidikan di Era Millenial dalam Membangun Kemampuan anak Sekolah Dasar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teknologi pendidikan untuk generasi millenial sekolah dasar. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data artikel opini maupun penelitian langsung untuk menggambarkan fenomen-fenomena yang terjadi dilapangan dengan maksud untuk memperoleh data-data
yang dilakukan dalam penelitian dengan jenis dan sumber data primer yang diperoleh langsung dari narasumber langsung untuk mengetahui rincian permasalahan sedangkan data sekunder digunakan untuk memperoleh data berupa dokumen-dukumen pendukung penelitian, dengan teknik analisis data untuk mengetahui sejauh mana peran teknologi
dalam pembelajaran. berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa peran teknologi pendidikan pada generasi millenial yaitu; 1) teknologi sebagai media mendapat informasi materi pelajaran, 2) teknologi sebagai media untuk meng-explore pengetahuan, 3) teknologi sebagai perantara guru dan pelajar, 4) teknologi sebagai katalisator mutu pendidikan.
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, S. R., & Nisa, M. U. (2016). The significance of educational technology in
teaching learning process. Jurnal LENTERA: Jurnal Studi Pendidikan, 4(1).
https://doi.org/10.51518/lentera.v4i1.61
Chang, M. C. (2017). Teacher reform in Indonesia.
Ginanjar, M. H. (2015). Reformasi pendidikan dan strategi pembaharuan sistem
pendidikan nasional di era global.
Mujiono Sang Putra, Syamratulangi, S., & Kamaluddin. (2022). Peran kepala sekolah
sebagai pemimpin pembelajaran ditinjau dari Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010
di SMP IT An-Nisa Dompu. Jurnal LENTERA: Jurnal Studi Pendidikan, 4(1).
https://doi.org/10.51518/lentera.v4i1.64
Mulyanto, H., & Indriayu, M. (2018). The effect of problem based learning model on
student mathematics learning outcomes viewed from critical thinking skills.
International Journal of Educational Research Review, 3(2), 37-45.
Nata, A. (2018). Pendidikan Islam di era millenial.
Rodriguez, M., & Honeycutt, E. (2014). Using technology to engage and improve
millennial students’ presentation performance. Journal of Business and Educational
Leadership, 3(2).
Samsirin. (2015). Konsep mutu dan kepuasan pelanggan dalam pendidikan Islam.
Sofia, S. S., Siama, & Hajar, Q. (2022). Implementasi metode mind mapping dalam
pembelajaran. Jurnal LENTERA: Jurnal Studi Pendidikan, 4(1).
Sumarsono, P. (2016). Professional development for novice EFL lecturers: Policy and
practices at University of Muhammadiyah Malang. Jurnal LENTERA: Jurnal Studi
Pendidikan, 1, 780-787.
Syamratulangi, S., Putra, I. S., & Setiyadi, M. W. (2021). Penggunaan media e-learning
Schoology dan Edmodo untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Vygotsky,
(1), 37. https://doi.org/10.30736/voj.v3i1.368
Syarifuddin, S., Anjarwati, R. A., Aisyah, S., Putro, H. P. N., & Triana, Y. (2022). Desain
pembelajaran IPS berbasis teknologi informasi di sekolah dasar. Jurnal PGSD: Jurnal
Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 15(1), 23-32.
Wartomo. (2016). Peran guru dalam pembelajaran era digital. Jurnal LENTERA: Jurnal
Studi Pendidikan, November.
DOI: https://doi.org/10.1025/jsse.v1i1.41
DOI (PDF): https://doi.org/10.1025/jsse.v1i1.41.g35
Refbacks
- There are currently no refbacks.
INDEXING:




Â
Journal of Social Sciences in Education by Borneo Riset Edukasi is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International



