Implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) Mewujudkan Juara I Lomba Sekolah Sehat Se-Kabupaten Tanah Laut

Rudiansyah Rudiansyah

Abstract


Permasalahan kesehatan murid akan berdampak pada kualitas pendidikan. Rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat, kurangnya gizi, keterbatasan aktivitas fisik, serta tantangan kesehatan mental dan lingkungan sekolah memotivasi untuk melakukan Praktik Baik (Best Practice). Pratik Baik bertujuan  untuk mendeskripsikan Implementasi GSS yang mampu  mengatasi permasalahan Kesehatan Fisik, Kesehatan jiwa dan Kesehatan  Lingkungan. Penulisan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan : perencanaan, pelaksanaan, monitoring,  evaluasi dan Refleksi. Hasil Praktik Baik ternyata mampu mencapai  indikator  lomba sekolah sehat sehingga mewujudkan Juara I pada jenjang SMP Se-Kabupaten Tanah Laut. Prestasi ini membuktikan bahwa Implementasi GSS dengan cara pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), layanan Unit KesehatanSekolah (UKS) secara konsisten dapat meningkatkan mutu pendidikan UPTD SMP Negeri 1 Kurau


Full Text:

PDF

References


Bajri, F. N., Suherman, A., Dimyati, A., & Achmad, I. Z. (2022). Analisis praktik program UKS dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia, 3(1), 59–65. [1]

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Hamalik, O. (2008). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Hartini, N., Triatna, C., Herawan, E., Rosalin, E., Nurlatifah, S., & Gunawan, M. I. (2024). School management health diagnosis to improve school quality. Indonesian Research Journal in Education (IRJE), 8(2), 678–690. https://doi.org/10.22437/irje.v8i2.36304

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2015 tentang pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di satuan pendidikan. Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2016 tentang standar isi pendidikan dasar dan menengah. Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Agama Republik Indonesia, & Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2014). Peraturan bersama 4 menteri tentang pembinaan dan pengembangan usaha kesehatan sekolah/madrasah (UKS/M).

Mulyasa, E. (2013). Manajemen berbasis sekolah: Konsep, strategi, dan implementasi. Remaja Rosdakarya.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Sari, A. N., Khamidi, A., Yulianingsih, W., & Widiyanah, I. (2025). Implementasi program Gerakan Sekolah Sehat (GSS) di SMKN 1 Duduksampeyan sebagai sekolah binaan. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(2), 582–593. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.2.2025.5853

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Yudiana, R. H. J., & Mardiana, M. (2025). Evaluation of the implementation of the healthy school campaign program at SMP Negeri 191, West Jakarta. Sport and Nutrition Journal, 7(1), 1–10.

Zainal, A. U. (2021). Implementasi perilaku hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan gaya hidup sehat sejak dini di SDN Pekayon 18 Jakarta Timur. Jurnal SOLMA, 10(1), 8–13. https://doi.org/10.22236/solma.v10i1s.4109




DOI: https://doi.org/10.1025/jsse.v2i1.198

DOI (PDF): https://doi.org/10.1025/jsse.v2i1.198.g53

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXING:

 

Journal of Social Sciences in Education by Borneo Riset Edukasi is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International