Pengaruh Postmodernisme dalam Penulisan Sejarah

Nadira Athaillah

Abstract


Historiografi telah mengalami perubahan signifikan dengan munculnya postmodernisme, yang menantang konsep kebenaran, objektivitas, dan narasi besar dalam sejarah. Gerakan ini menekankan subjektivitas dan konstruktivisme narasi yang dipengaruhi oleh kekuasaan, ideologi, dan konteks budaya. Pemikir seperti Michel Foucault, Jean-François Lyotard,
dan Hayden White memainkan peran penting dalam mengkritisi sejarah. Pendekatan postmodern menghargai berbagai perspektif dan narasi kecil, membuka ruang bagi suarasuara alternatif yang sering diabaikan dalam historiografi tradisional, meski menghadapi kritik karena relativisme. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan kajian
pustaka sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postmodernisme berdampak besar pada ilmu pengetahuan dan seni, terutama dalam menolak narasi besar dan objektivitas sejarah. Di Indonesia, historiografi postmodern berkembang setelah jatuhnya rezim Orde Baru, memungkinkan penulisan sejarah yang lebih inklusif dan beragam, menghargai berbagai perspektif, dan mencakup kehidupan sehari-hari serta suara-suara terpinggirkan.


Full Text:

PDF

References


Ilham, I. (2018). Paradigma postmodernisme: Solusi untuk kehidupan sosial? Sebuah

pandangan teoritis dan analitis terhadap paradigma postmodernisme. Jurnal Sosiologi

USK, 12(1).

Husna, A. (2024). Dari tradisional ke post modern: Perkembangan historiografi Indonesia.

Jurnal Riset Ilmiah, 3(1).

Setiawan, J., & Sudrajat, A. (2018). Pemikiran postmodernisme dan pandangannya

terhadap

ilmu

pengetahuan.

Jurnal

Filsafat,

(1),

https://doi.org/10.22146/jf.33296

Hidayat, M. A. (2019). Menimbang teori-teori sosial postmodern: Sejarah, pemikiran,

kritik dan masa depan postmodernisme. Journal of Urban Sociology, 2(1), 42.

https://doi.org/10.30742/jus.v2i1.610

Matitaputty, J. K. (2013). Peran metafora dalam historiografi postmodern. Jurnal

Pendidikan Jendela Pengetahuan, 6(14).

Subekti, S. (n.d.). Bagaimana menyikapi overproduksi historiografi dalam era

postmodern: Pembelajaran dari perspektif F.R. Ankersmit untuk proyeksi diri

keindonesiaan.




DOI: https://doi.org/10.1025/jsse.v1i1.40

DOI (PDF): https://doi.org/10.1025/jsse.v1i1.40.g38

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXING:

 

Journal of Social Sciences in Education by Borneo Riset Edukasi is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International