Efektivitas Teknik Token Ekonomi untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak ADHD
Abstract
The lack of focus on learning in children with ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) is the motivation for this research. The subject experiences problems in concentrating so that he cannot concentrate during class learning because the subject finds it difficult to sit still for long periods of time, is often restless, and is easily distracted by objects or sounds from outside the classroom. The aim of this research is to determine the effectiveness of the economic token technique to increase learning concentration in ADHD children at SDI Al Madani Banjarbaru. The A1-B–A2 model is used in this research with a quantitative approach to the type of research known as Single Subject Research (SSR). Data collection was carried out through direct observation involving the use of three observers to measure time. Through the use of visual diagrams and tables, the data was presented in a data analysis technique that examines conditions within and between conditions. Data revealed that ADHD children experienced increased concentration from over time, with a mean level (1.3) at baseline phase 1 (A1) and overall level (2.06) at intervention phase and baseline 2 (A2) at intermediate level (3.18). The overlap result from A1 to B is 0% and from B to A2 is 0%. because of the intervention carried out by researchers with economic tokens which had a positive influence on the learning concentration of ADHD children at SDI Al Madani. ADHD children's learning concentration with the token economy technique has increased.
Kurangnya fokus belajar pada anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) menjadi motivasi penelitian ini. Subjek mengalami hambatan dalam konsentrasi sehingga belum dapat memusatkan konsentrasi saat pembelajaran di kelas berlangsung yang dikarenakan subjek sulit untuk duduk diam dalam waktu yang lama, sering gelisah, dan mudah teralihkan perhatian dengan benda ataupun suara-suara dari luar kelas. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas teknik token ekonomi untuk meningkatkan konsentrasi belajar pada anak ADHD di SDI Al Madani Banjarbaru. Model A1-B–A2 digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif jenis penelitian yang dikenal dengan Single Subject Research (SSR). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung yang melibatkan penggunaan tiga orang pengamat untuk mengukur waktu.Melalui penggunaan diagram visual dan tabel, data disajikan dalam teknik analisis data yang mengkaji kondisi di dalam dan di antara kondisi.Data mengungkapkan bahwa anak-anak ADHD mengalami peningkatan konsentrasi dari waktu ke waktu, dengan tingkat rata-rata (1,3) pada fase awal 1 (A1) dan tingkat keseluruhan (2,06) pada fase intervensi dan baseline 2 (A2) pada tingkat menengah (3.18). Hasil overlap dari A1 ke B sebesar 0% dan dari B ke A2 sebesar 0%. karena adanya intervensi yang dilakukan peneliti dengan token ekonomi yang memberikan pengaruh positif terhadap konsentrasi belajar anak ADHD di SDI Al Madani. Konsentrasi belajar anak ADHD dengan teknik token ekonomi mengalami peningkatan.
Full Text:
PDFReferences
Adiputra, I. M. S., Sutarga, I. M., & Pinatih, G. N. I. (2015). Faktor risiko attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak di Denpasar. Public Health and Preventive Medicine Archive, 3(1), 35-39.
Afisa, D. (2018). Meningkatkan konsentrasi belajar siswa ADHD dengan menggunakan teknik token economic. Universitas Negeri Jakarta.
Changi, K., & Daly, M. (2012). The effects of token economies on the occurrence of appropriate and inappropriate behaviors by children with autism in a social skills setting. Journal Document West Chester University/SPARC.
Dayu. (2012). Mendidik Anak ADHD (hal-hal yang tidak bisa dilakukan obat). In Javalitera.
Fatoni, M. (2017). Peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu guru di mts nurul falah talok kresek kabupaten tangerang. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 3(02), 168-182.
Nurany, P. N., Mulyana, N., & Taftazani, B. M. (2016). Penerapan token economy pada siswa dengan masalah kenakalan remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2).
Salsabila, U. H., Hutami, A. S., Fakhiratunnisa, S. A., Ramadhani, W., & Silvira, Y. (2020). Peran pendidikan islam terhadap pembentukan karakter disiplin peserta didik. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 10(3), 329-343.
Sari, L. M., & Marlina, M. (2021). Efektivitas bermain lotto untuk meningkatkan konsentrasi belajar bagi anak ADHD. Jurnal Basicedu, 5(1), 310–316.
Saroha, I., & Marlina, M. (2018). Penggunaan token economic untuk mengurangi perilaku agrsif pada anak dengan gangguan intelektual. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 6(2), 224–229.
Silitonga, K., Sibagariang, R. U., & Herlina, E. S. (2023). Pola asuh orang tua dalam penanganan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) PADA ANAK USIA DINI. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3).
Undang – Undang No.8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas
Yuwono, I. (2015). Penelitian SSR (Single Subject Research. 3.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
INDEXING:




Journal of Disability Studies in Education and Sport by Borneo Riset Edukasi is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International



