Meningkatkan Wawasan Pendidikan Melalui Program Rumah Pintar
Abstract
The purpose of this activity is to carry out KKN activities carried out by IAIN Palangka Raya students. One of the flagship programs of group 2 KKN IAIN Palangka Raya is tutoring under the name Rumah Pintar, which is held for 11 meetings, two times a week, on Mondays and Thursdays at 18:00-19:00 WIB. This program focuses on children still in primary school from two primary schools, namely SDN 1 Karang Tunggal and SDN 2 Karang Tunggal. The Smart Home program is very important in helping children in Karang Tunggal Village with their academic, social, and work demands. Therefore, the Smart Home program can allow children to always be enthusiastic and achieve motivation. In its implementation, students use four stages namely 1). Giving time to tell what obstacles are experienced in learning activities at school 2). Giving motivation to learn, 3). Providing material, 4). They assist in solving problems or doing school assignments. By doing these steps, the learning process will run smoothly. Many positive impacts have been felt after the smart home program, especially for students, children, and the community in Karang Tunggal Village, Parenggean District, East Kotawaringin Regency.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melaksanakan kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa IAIN Palangka Raya. Salah satu program unggulan dari kelompok 2 KKN IAIN Palangka Raya adalah bimbingan belajar dengan nama Rumah Pintar yang dilakukan sebanyak 11 pertemuan, 2 kali dalam seminggu yaitu di hari senin dan kamis pukul 18:00-19:00 WIB. Program ini terfokus pada anak-anak yang masih bersekolah dasar dari dua sekolah dasar yaitu SDN 1 Karang Tunggal dan SDN 2 Karang Tunggal. Program Rumah Pintar merupakan hal yang sangat penting dalam rangka membantu anak-anak di Desa Karang Tunggal atas tuntutan akademis, sosial dan dunia kerja. Maka dari itu dengan adanya program Rumah Pintar ini dapat menjadikan wadah bagi anak-anak untuk selalu bersemangat dalam mencapai motivasi. Dalam pelaksanaannya mahasiswa menggunakan 4 tahapan yaitu 1). Pemberian waktu untuk bercerita apa saja kendala yang dialami dalam kegiatan belajar di sekolah 2). Pemberian motivasi semangat belajar, 3). Pemberian materi, 4). pemberian bantuan dalam menyelesaikan kendala atau tugas sekolah. Dengan melakukan tahapan tersebut maka di dalam pembelajaran akan berjalan dengan lancar. Banyak sekali dampak positif yang dirasakan setelah adanya program rumah pintar terutama bagi mahasiswa, anak-anak serta masyarakat di Desa Karang Tunggal, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Full Text:
PDFReferences
Damayanti, P. S., Putra, A., & Srirahmawati, I. (2021). Sosiologi. IX, 348–356.
Djamaluddin, A., & Wardana. (2019). Belajar dan pembelajaran. In CV Kaaffah Learning Center.
Friantini, R. N., Winata, R., Lase, V. M., Miranda, L. L., Kristina, K., & Rosa, R. (2021). Penguatan numerasi anak tahap awal sekolah di dusun ugan hilir desa nyiin. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(5), 2231-2245.
K, N., & Jannah, M. (2021). Penerapan bimbingan belajar sekaligus penanaman pendidikan karakter pada anak-anak di desa sukosari. Jiwakerta: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.32528/jiwakerta.v2i1.6723
Nuraini, K., & Jannah, M. (2021). Penerapan bimbingan belajar sekaligus penanaman pendidikan karakter pada anak-anak di desa sukosari. Jiwakerta: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 2(1), 1-10.
Putri, R. A., Magdalena, I., Fauziah, A., & Nur Azizah, F. (2021). Pengaruh Gaya belajar terhadap pembelajaran siswa sekolah dasar. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(2), 157–163. https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i2.26
Rasimin, R., Yusra, A., & Wahyuni, H. (2021). Penerapan bimbingan belajar berbasis prinsip-prinsip belajar dalam islam untuk meningkatkan etika belajar siswa. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 321–332. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.262
Sukatin, S., Nuri, L., Naddir, M. Y., Sari, S. N. I., & Indriani, W. (2022). Teori belajar dan strategi pembelajaran. Journal Of Social Research, 1(8), 916-921.
Tarigan, J. N. (2022). Peningkatan pemahaman konsep pecahan melalui penerapan pendekatan kontekstual pada siswa kelas iia sd widiatmika. Jurnal Citra Pendidikan, 2(2), 482-492.
Yuwono, I., & Mirnawati, M. (2021). Strategi pembelajaran kreatif dalam pendidikan inklusi di jenjang sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2015–2020.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
INDEXING:







