Penyuluhan Manajemen Kesehatan Ternak Sapi Bali dan Pelayanan Kesehatan Ternak

German Yohanes Sola, Yohanes Freadyanus Kasi, Libeius K Dheko

Abstract


Some people experience obstacles in managing the health of Bali cattle. This condition prompted the community service team to conduct outreach on Bali cattle health management and health services in Magekapa Village, Maukaro District, Ende Regency. Most of the people in Magekapa Village, Kec. Maukaro, Kab. Ende works as a farmer. Apart from being a farmer, he also has livestock in the form of Bali cattle. The source of cattle feed in the form of forage is sufficient, but the growth rate of cattle is not good. According to reports on the livestock situation in Magekapa village, several farmers still found thin livestock, skin diseases and cows whose growth was stunted. Therefore, guidance is needed for breeders in the form of providing counselling on how to raise cattle well and assistance in controlling cattle diseases. Cow health services were carried out on 50 cows and 10 calves (calves). Animal health services include providing vitamins through vitamin injections, giving worm medicine, giving antibiotics if sick livestock are found, and giving insect repellent (flies/insecticides) in the form of spray insecticides.  Community service in the form of counselling on livestock health management and health services for cattle was carried out on 26 - 27 December 2023 in Magekapa Village, Maukaro District, Ende Regency. The community's enthusiasm for this activity is very good, and they hope that it can be carried out regularly every year.Keywords: animal health management; bali cattle; health services

 

Adanya masyarakat yang mengalami kendala dalam manajemen kesehatan ternak sapi bali. Kondisi inilah yang mendorong tim pengabdian masyarakat untuk melakukan sosialisasi manajemen kesehatan ternak sapi bali dan pelayanan kesehatan sapi bali di Desa Magekapa, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende. Sebagian besar masyarakat di Desa Magekapa, Kec. Maukaro, Kab. Ende bekerja sebagai petani. Selain sebagai petani, juga mempunyai ternak peliharaaan berupa sapi bali. Sumber pakan ternak sapi berupa pakan hijauan sangat mencukupi, namun laju pertumbuhan sapi kurang baik. Menurut laporan situasi ternak di desa Magekapa, di beberapa peternak masih ditemukan ternak yang kurus, adanya penyakit kulit, dan sapi yang pertumbuhannya terhambat. Oleh karena itu diperlukan pembinaan terhadap peternak, berupa pemberian penyuluhan tentang bagaimana beternak sapi yang baik serta pendampingan dalam penanggulangan penyakit pada sapi. Pelayanan kesehatan sapi dilakukan pada 50 ekor sapi dan 10 ekor anak sapi (pedet). Pelayanan kesehatan hewan meliputi pemberian vitamin melalui injeksi vitamin, pemberian obat cacing, pemberian obat antibiotika jika ditemukan ternak yang sakit, dan pemberian pembasmi serangga (lalat/insektisida) berupa insektisida semprot.  Pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan manajemen kesehatan ternak dan pelayanan kesehatan pada ternak sapi telah dilakukan pada tanggal 26-27 Desember 2023 di Desa Magekapa, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende. Antusias masyarakat sangat baik untuk kegiatan ini dan mereka berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin setiap tahun.

Kata Kunci: manajemen kesehatan ternak; sapi bali; pelayanan Kesehatan


Full Text:

PDF

References


Antus, M. Y., & Pagala, M. A. (2021). Potensi usaha ternak sapi bali terintegrasi perkebunan kelapa sawit di kecamatan wiwirano kabupaten konawe utara. Jurnal Peternakan Lokal, 3(1), 1-8.

Aryandrie, D. F., Santosa, P. E., & Suharyati, S. (2015). Tingkat infestasi cacing hati pada sapi bali di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(3).

Astiti, N. M. A. G. R. (2018). Sapi bali dan pemasarannya. Jayapangus Press Books, i-106.

Desiplia, R., Indra, E. N., & Puspaningtyas, D. E. (2018). Asupan energi, konsumsi suplemen, dan tingkat kebugaran pada atlet sepak bola semi-profesional. Ilmu Gizi Indonesia, 2(1), 39-48.

Dewi, M., Darmawi, D., Helmi, T. Z., Erina, E., Gani, B., Eliawardani, E., & Azhar, A. (2019). 17. Oxytetracycline activities to staphylococcus aureus biofilm inhibition of aceh cattle preputium isolate. Jurnal Medika Veterinaria, 13(1), 125-131.

Dewi, M., Darmawi, D., Nurliana, N., Karmil, T. F., Helmi, T. Z., Fakhrurrazi, F., ... & Admi, M. (2020). Aktivitas antibiotik terhadap biofilm staphylococcus aureus isolat preputium sapi aceh (Antibiotic activities to staphylococcus aureus biofilms of aceh cattle preputium isolate). Jurnal Sain Veteriner, 38(1), 1-6.

Dharmayudha, A. A. G. O., Anthara, M. S., Sukada, I. M., & Ardana, I. B. K. (2019). Pelayanan kesehatan dan pemberantasan penyakit ternak sapi bali dalam mendukung program swasembada daging sapi di desa Buruan Blahbatuh Gianyar. Buletin Udayana Mengabdi, 18(1), 95-98.

Fania, B., Trilaksana, I. G. N. B., & Puja, I. K. (2020). Keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi bali di Kecamatan Mengwi, Badung, Bali. Indonesia Medicus Veterinus, 9(2), 177-186.

Hikmawaty, H., Bellavista, B., Mahmud, A. T. B. A., & Salam, A. (2019). Korelasi bobot badan dan variabel-variabel ukuran tubuh sebagai dasar seleksi calon induk sapi Bali. Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian, 3(1), 11-13.

Kendran, A. A. S., Damriyasa, I. M., Dharmawan, N. S., Ardana, I. B. K., & Anggreni, L. D. (2012). Profil kimia klinik darah sapi bali. Jurnal Veteriner, 13(4), 410-415.

Pertiwi, S. L. (2024). Kebutuhan nutrisi. Teknologi Pengolahan Pakan Ternak: Teori dan Praktek, 11.

Saputra, D. J., Ihsan, M. N., & Isnaini, N. (2017). Korelasi antara lingkar skrotum dengan volume semen, konsentrasi dan motilitas spermatozoa pejantan sapi Bali. Ternak Tropika Journal of Tropical Animal Production, 18(2), 59-68.

Saputra, D. A., Maskur, M., & Rozi, T. (2019). Karakteristik morfometrik (ukuran linier dan lingkar tubuh) sapi bali yang dipelihara secara semi intensif di kabupaten Sumbawa. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology), 5(2), 67-75.

Sio, S. (2023). Sapi Bali di Pulau Timor. PT Pusat Literasi Dunia.

Suardana, I. W., Sukada, I. M., Suada, I. K., & Widiasih, D. A. (2013). The analysis of amount and various age of productive female bali cattle that slaughtered at abbatoirs. Jurnal Sain Veteriner, 31(1).

Utomo, W. T., Suarsana, I. N., & Suartini, I. G. A. A. (2017). Karakteristik protein plasma sapi bali. Jurnal Veteriner, 18(2), 232-238.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.