Penerimaan Sosial Siswa Reguler Terhadap Siswa Autis di Sekolah Inklusi

Anggun Wilanda, Eviani Damastuti, Muchmud Fauzi

Abstract


This research is based on the acceptance of regular social students to autistic students at the inclusive school SDN 4 Syamsudin Noor. The aim of this research is to find out how regular students' social acceptance of autistic students is at the inclusive school SDN 4 Syamsudin Noor. This research uses a quantitative approach with descriptive research type. The data collection technique used is a questionnaire. The subjects in this research were class IV students consisting of 20 regular students who were in the same class with autistic students. Data analysis techniques use relative frequencies, percentage tests using Microsoft Excel. The results of the research show that the presence of autistic students in the class is accepted by regular students, meaning that regular students agree to make autistic students their friends to play, study and work together in groups and regular students are willing to help autistic students when they experience difficulties.

 

Penelitian ini dilatar-belakangi dari penerimaan sosial siswa reguler terhadap siswa autis di sekolah inklusi SDN 4 Syamsudin Noor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerimaan sosial siswa reguler terhadap siswa autis di sekolah inklusi SDN 4 Syamsudin Noor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV terdiri dari 20 siswa reguler yang berada dalam satu kelas bersama siswa autis. Teknik analisis data menggunakan frekuensi relatif, uji persentase dengan menggunakan Microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran siswa autis di dalam kelas diterima oleh siswa reguler, artinya siswa reguler setuju menjadikan siswa autis sebagai teman bermain, belajar dan bekerja sama dalam kelompok serta siswa reguler bersedia membantu siswa autis saat mengalami kesulitan. 


Full Text:

PDF

References


Aisyah, S., & Badrudin, B. (2016). Manajemen kepemimpinan kepala sekolah efektif pada sekolah inklusif. Jurnal Isema: Islamic Educational Management, 1(1).

Ariastuti, R., & Herawati, V. D. (2016). Optimalisasi peran sekolah inklusi. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(1), 38-47.

Aziz, A. (2020). Penerimaan sosial siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di sekolah inkslusi. Thesis Univerista Islam Riau.

Hafiz, A. (2017). Sejarah dan perkembangan pendidikan inklusif di indonesia. Jurnal As-Salam, 1(3), 9-15.

Hajar, S., & Mulyani, M. S. R. (2017). Analisis kajian teoritis perbedaan, persamaan dan inklusi dalam pelayanan pendidikan dasar bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Jurnal Mitra Swara Ganesha, 4(2).

Heliawati, R. (2019). Manajemen pembelajaran inklusi pada anak usia dini. EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan, 3(1), 15-23.

Irawati, N. (2015). Hubungan antara empati dengan penerimaan sosial siswa reguler terhadap siswa ABK di kelas inklusif (SMP N 2 Sewon). Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 4(10).

Iswari, M., Efrina, E., Kasiyati, K., & Mahdi, A. (2018). Bermain peran: Sebuah metode pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan sosialisasi anak autis. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 2(2), 39-42.

Kadir, A. (2015). Penyelenggaraan sekolah inklusi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 3(1), 1-22.

Sarwono, J. (2006). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rahayu, Y. D. P., & Ahyani, L. N. (2017). Kecerdasan emosi dan dukungan keluarga dengan penerimaan diri orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK). Jurnal Psikologi Perseptual, 2(1), 29-47.

Syahrum, S. (2014). Metodologi penelitian kuantitatif. Bandung: Cita Pustaka Media.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXING:

 

Journal of Disability Studies in Education and Sport by Borneo Riset Edukasi is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International